TUTUR TINANDUR, DI PANGGIL UNTUK MERAWAT KEUTUHAN CIPTAAN
Bulan Penciptaan merupakan momentum penting bagi gereja untuk merefleksikan karya Allah sebagai Pencipta serta menumbuhkan kesadaran umat akan tanggung jawab memelihara ciptaan-Nya. Di tengah berbagai tantangan lingkungan yang semakin nyata, gereja dipanggil untuk tidak hanya menyuarakan kepedulian terhadap alam, tetapi juga menghadirkannya melalui tindakan nyata yang melibatkan seluruh warga jemaat lintas generasi. Pada hari Jumat, 16 Januari jam 07.00 sampai dengan selesai bertempat di taman Maramis atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) MARAMIS GKJW Jemaat Probolinggo mengadakan kegiatan TUTUR TINANDUR yang di hadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Probolinggo Ibu. Retno Wandansari, S.Pt, M.P.
Kegiatan Intergenerasi Tutur Tinandur yang diselenggarakan oleh KPAR, KPPM, KPPW, KPAY dan Badan Pelayanan Tanggul Bencana dan Lingkungan (TAGANA) GKJW Jemaat Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud pembelajaran iman yang kontekstual, khususnya bagi anak-anak, agar sejak dini mereka mengenal dan menghayati nilai-nilai kasih, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 warga jemaat, mulai dari anak-anak sampai warga adiyuswa. Melalui kegiatan menanam tanaman secara bersama-sama, anak-anak diajak memahami bahwa memelihara alam adalah bagian dari iman Kristen dan bentuk syukur atas anugerah Tuhan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan dan kebersamaan antar generasi (anak, remaja, dewasa, hingga lansia) dalam satu kegiatan yang bermakna. Dengan melibatkan berbagai komisi pelayanan dan mitra terkait, kegiatan Tutur Tinandur diharapkan mampu memperkuat ikatan persekutuan jemaat, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperluas kesadaran akan peran gereja dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di tengah masyarakat.
Pada akhirnya, perayaan Bulan Penciptaan membawa kita pada satu kesimpulan mendasar bahwa segala ciptaan adalah manifestasi kasih karunia dan keagungan Tuhan. Hendaknya kita jadikan momentum Bulan Penciptaan ini dengan rasa syukur yang mendalam atas alam semesta yang menakjubkan ini. Refleksi ini seharusnya menginspirasi kita untuk hidup selaras dengan kehendak-Nya, memancarkan damai sejahtera bagi seluruh ciptaan dan terus memuliakan Sang Pencipta melalui setiap tindakan kita dalam merawat bumi pertiwi. Kegiatan ini merupakan awal dari komitmen yang lebih besar untuk menjaga, memelihara, dan melestarikan segenap ciptaan Tuhan Allah. Kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya untuk kita saat ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.
KMTI Jemaat Probolinggo